Ciri-Ciri dan Budidaya Keong Sawah

Posted by on October 1, 2014 in Uncategorized | 0 comments

Ciri-Ciri dan Budidaya Keong Sawah

Keong sawah memiliki beberapa ciri yang membedakan nya dengan keong yang lai. CIri-ciri tersebut yaitu keong sawah memiliki tinggi cangkang sampai dengan 40 mm dengan diameter 15.25 mm, bentuknya seperti kerucut membulat dengan warna hijau kecoklatan atua kuning kehijauan. Puncak cangkang agak runcing, tepi cangkang menyiku tumpul pada keong yang masih muda, jumlah seluk t6-7, agak cembung dan seluk akhir lebih besar.

Bagian mulut membundar, tepinya bersambung, tidak melebar dan umumnya berwarna hitam. Operculum agak bundar seperti telur, tipis dan agak cekung dan pada umumnya berwarna coklat kehitaman. Sebagaimana anggota Ampullariidae laiinya, keong sawah memiliki operculum atau semacam penutup/pelindung tubuhnya yang lunak ketika menyembunyikan diri di dalam cangkangnya.

Pertumbuhan keong saah dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya bahan organik yang terkandung di dalam perairan karena bahan organik dapat menumbuhkan plankton yang akan menjadi makanan untuk keong sawah. Dengan pemberina pupuk pada tanah dawah atau pada kolam ikan maka akan meningkatkan pertumbuhan keong sawah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *