Evolusi Semut

Posted by on January 20, 2014 in Uncategorized | 0 comments

Evolusi Semut

Semut merupakan keturunan dari generasi tawon Vespoidea.Pada tahun 1966, E. O. Wilson, dkk mennemukan fosil semut yang terjebak dalam suatu getah pohon di New Jersey yang yang telah berumur lebih dari 80 juta tahun. Hal ini mebuktikan tentang hubungan semut modern dan tawon non-sosial.

Analisis Filogenetik menyatakan bahwa semut telah berevolusi dari capung vespoid pada periode Kapur sekitar 120 juta sampai 170 juta tahun yang lalu. Beberapa dari periode Kapur merupakan bentuk pertengahan dari semut dan tawon, sehingga menambahkan bukti bagi nenek moyang tawon. Seperti hal nya hewan berordo Hymenoptera lainnnya, sistem genetika semut ditemukan di haplodiploidy.

Pada periode Kapur, hanya sebagian kecil spesies yang berhasil menguasai daerah benua besar Lauraisa. Hal ini menyebabkan semut menjadi sangat langka dengan perbandingan jumlah sekitar 1% dari jenis serangga lainnya. Semut menjadi dominan setelah radiasi adaptif pada awal Periode Tertiari. Spesies yang tersisa pada periode Kapur dan periode Ecocene, hanya 1 dari 10 genera yang punah sampai saat ini. 56 % dari genera semut yang ada di fosil getah kayu di daerah Baltik dan sekitar 96% dari genera semut yang ada di fosil kayu di Dominika masih bertahan hingga sekarang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *