Morfologi Semut

Posted by on January 22, 2014 in Uncategorized | 0 comments

Morfologi Semut

Semut memiliki tubuh yang terdiri dari tiga bagian yaitu kepala, mesosoma (dada) dan metasoma (perut). Morfologi semut cukup jelas dibandingkan dengan serangga lain yang juga memiliki antena, kelenjar metapleural, dan bagian perut kedua yang berhubungan ke tangkai semut membentuk pinggang sempit (pedunkel) di antara mesosoma (bagian rongga dada dan daerah perut) dan metasoma (perut yang kurang abdominal segmen dalam petiole). Petiole yang dibentuk oleh satu atau dua node (hanya uang kedua, atau yang kedua dan ketiga abdominal segmen ini bisa terwujud).

Kepala semut memiliki banyak sensor. Semut layaknya serangga lainnya yang nemiliki mata majemuk yang teridiri dari kumpulan lensa mata yang lebih kecil dan tergabung untuk mendeteksi gerakan dengan baik. Mereka juga mempunyai tiga oselus di bagian puncak kepalanya utuk mendeteksi perubahan cahaya dan polarisasi. Semut pada umumnya memiliki penglihatan  yang buruk bahkan beberapa jenis dari mereka buta, tetapi ada beberapa dari spesies semut yang memilik penglihatan yang baik antara lain semut buldog Australia. Kepala semut juga memiliki antena yang dapat mebantu semut mendeteksi rangsangan kimiawi. Semut juga mengugunakan antena nya untuk berkomunikai satu sama lain dan mendeteksi feromon yang dikeluarkan semut lain. Antena pada semut juga berfungsi sebagai alat peraba untuk mendeteksi segala sesuatu yang ada di depannya. Pada bagian depan kepala semut juga terdapat sepasag rahang atau mandibula yang digunakan untuk membawa makanan, memanipulasi objek, membangun sarang, dan untuk pertahanan. Pada beberapa species semut terdapat juga semacam kantung kecil di dalam mulutnya untuk menyimpan makanan sementara sebelum dipindahkan ke semut lain atau ke larvanya.

Bagian dada, semut memiliki tiga pasang kaki dan di ujung setiap kakinya terdapat cakar kecil yang dapat membantunya memanjat dan berpijak pada permukaan. Sebagian besar semut jantan dan betina calon ratu memilik sayap. Tetapi setelah kawin semut betina akan menanggalkan sayapnya  dan menjadi ratu semut yang tidak bersayap.

Bagian metasoma (perut) semut terdapat organ dalam yang penting, termasuk organ reproduksi. Beberapa semut juga memiliki sengat yang terhubung dengan semacam kelenjar beracun yang dapat melumpuhkan mangsa dan melindungi sarangnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *